PKS Singkawang Hentikan Sementara Layanan Ambulans Setelah Alami Kecelakaan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Akibat terlibat kecelakaan, DPD PKS Kota Singkawang menghentikan sementara layanan ambulan untuk masyarakat Kota Singkawang.

Sekretaris DPD PKS Kota Singkawang sekaligus Anggota DPRD Kota Singkawang, Paryanto menyampaikan permohonan maafnya atas terhentinya layanan tersebut.

"Kami memohon maaf kepada masyarakat, mungkin berberapa hari ke depan belum bisa melayani jika ada pasien yang sakit atau yang meninggal, karena mobil Ambulan PKS mengalami musibah," ujar Paryanto kepada wartawan Tribunpontianak, Senin 4 Oktober 2021.

Sebelumnya, Ambulans milik DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Singkawang bernopol KB 1464 YL terlibat kecelakaan dengan mobil Fortuner berwarna hitam di persimpangan antara Jalan Dr. Sutomo dan Bukit Barisan, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang Kalimantan Barat pada Minggu 3 Oktober 2021.

Akibat kecelakaan tersebut, ambulans PKS yang tengah membawa jenazah terperosok kedalam saluran drainase di pinggir jalan setelah terguling berberapa kali.

Menurut penuturan Supir Mobil Ambulans PKS, Muhammad Saad, saat itu dirinya membawa jenazah dari RSUD Abdul Aziz Singkawang menuju ke Setapuk sekitar pukul 09.00 WIB. 

รข€¢ Ambulans RS Pratama Serawai Bawa Tabung Oksigen Tercebur ke Sungai, Kapolsek Beberkan Kronologinya

"Pas perempatan Jalan Dr Sutomo dan Bukit Barisan (TK Bintang Kecil) saya sudah menghidupkan sirine dalam keadaan full," ujar Saad kepada wartawan, Minggu 3 Oktober 2021 kemarin.

Sementara mobil Fortuner hitam, lanjutnya, datang dari Jalan Alianyang menuju ke Jalan Diponegoro melewati Jalan Bukit Barisan dalam kecepatan yang cukup kencang. 

"Ketika itulah, mobil Ambulans bagian belakang dihantam mobil Fortuner tersebut, sampai mobil yang saya kemudikan berputar kemudian terguling beberapa kali ke arah Jalan Bukit Barisan," ujarnya.

[Update Berita Seputar Kota Singkawang]

0 Response to "PKS Singkawang Hentikan Sementara Layanan Ambulans Setelah Alami Kecelakaan"

Post a Comment